Selamat Datang di Premier League

        English Premier League adalah liga yang paling dinantikan di dunia, liga tertinggi dalam kasta sepakbola Inggris ini menjadi atensi utama penikmat sepakbola dimanapun. Gegap gempita Liga Inggris selalu menarik untuk disaksikan, mulai dari banyaknya pemain bintang dari berbagai penjuru dunia, kompetisi yang ketat dan sulit diprediksi, hingga manajemen liga yang profesional, semua faktor itu menjadikan Liga Inggris yang paling “sexy” dibandingkan liga-liga lain di Eropa.

      Musim ini pun masih tetap seperti itu, dan bahkan bisa dikatakan liga ini semakin menarik untuk dinikmati perjalanannya. Tidak hanya pemain-pemain bintang dari luar Inggris yang datang, beberapa manajer terbaik dunia juga menjadikan Liga Inggris sebagai ajang pembuktian diri.

        Dari level pemain, rekor transfer termahal dunia baru saja dipecahkan oleh Manchester United dengan menggelontorkan 89 juta poundsterling untuk membawa pulang anak yang mereka buang 4 tahun lalu, Paul Pogba. United juga mendatangkan bomber kelas wahid bernama Zlatan Ibrahimovic, meski sudah 34 tahun namun ketajaman dan reputasi Zlatan masih hebat.

      Pogba dan Ibra dilengkapi oleh rekrutan bagus lain seperti Heinrikh Mkhitaryan dan Eric Bailly. Tetangga berisik United, Manchester City juga tidak kalah banyak menghabiskan uang, 47 juta poundsterling menjadikan John Stones sebagai bek termahal dunia ketika pindah dari Goodison Park, markas Everton menuju Etihad Stadium, adapula Leroy Sane, Nolito, Ilkay Gundogan dan Claudio Bravo yang akan menyingkirkan Joe Hart sebagai kiper utama The Citizens.

      Klub lain juga tidak ketinggalan dalam membeli pemain bagus, Chelsea mentransfer striker Marseille yaitu Michy Batshuayi seharga 40 juta euro, N’golo Kante 35 juta euro dari Leicester City dan Arsenal memboyong Granit Xhaka dengan tebusan 30 juta pounds dari Borussia Moenchengladbach. Tottenham mencoba menambah daya serang dengan mendatangkan top skor Eredivisie musim lalu, Vincent Janssen (18 juta euro) dan Victor Wanyama dihargai 10 juta euro dari Southampton.

     Liverpool juga tidak lupa mewujudkan keinginan Jurgen Klopp membangun skuat dari awal musim dengan mengangkut Sadio Mane sebesar 35 juta euro, sementara itu juara bertahan Leicester City menambal kepergian Kante dengan Nampalys Mendy (13 juta pounds) dari Nice serta juga menambah pilihan penyerang untuk Ranieri dengan membayar 18 juta euro ke CSKA Moskow demi Ahmed Musa.

     Tim-tim lain juga tidak kalah garangnya dalam bursa trasfer pemain, West Ham meminjam Simone Zaza dan 20 juta pounds untuk Andre Ayew (rekor transfer The Hammers) dan banyak merekrut pemain baru, Everton menggunakan uang hasil penjualan Stones untuk mengamankan servis Yannick Bolasie dari Crystal Palace (25 juta pounds).

    Southampton yang kehilangan Mane dan Wanyama menggantikan mereka dengan Nathan Redmond (10 juta pounds) dan Pierre-Emile Hojbjerg (13 juta pounds). Bahkan klub sekecil Burnley memecahkan rekor transfer klub ketika mengambil kapten Anderlecht, Steven Defour dengan uang 8 juta poundsterling, kebetulan Defour yang memang ingin pindah karena alasan kenyamanan. Betapa banyaknya uang yang dimilik klub-klub liga Inggris ini adalah juga imbas dari pengelolaan liga yang profesional dan hak siar yang merata bagi seluruh tim.

       Yang juga menjadi perhatian khalayak luas adalah keberadaan manajer-manajer hebat di Premier League musim ini. Jose Mourinho yang musim lalu mengalami masa-masa terburuknya di Inggris bersama Chelsea telah resmi menjadikan Manchester United sebagai klub baru yang dia latih musim ini, reputasi Mourinho tentu akan membuat United kembali disegani di Inggris.

     Tak kalah dengan saudara tua-nya, Manchester City juga mendatangkan pelatih dengan reputasi yang jelas cemerlang, Pep Guardiola. Kehadiran dua pelatih ini sedikit banyak akan menghadirkan rivalitas panas dalam derbi Manchester, apalagi dulu mereka terlibat perseteruan bentrok antar dua klub terbaik sejagad raya Madrid vs Barcelona, El Clasico. Selain mereka berdua, Liga Inggris juga disinggahi mantan pelatih Italia, Antonio Conte.

      Orang paling ekspresif dipinggir lapangan, passion Conte ketika memberi instruksi untuk pemain sangat menarik ditonton, mungkin dalam hal ini Conte lebih dari Jurgen Klopp dan bahkan hampir seperti Diego Simeone.

      Klub lain yang relatif lebih kecil juga ikut berbenah disektor manajerial, ada yang mengganti pelatih dari sesama klub di liga ada juga yang mengambil pelatih dari luar Inggris. Sunderland memanggil pulang orang tersial pasca Sir Alex Ferguson pensiun, David Moyes untuk memperbaiki reputasi yang dahulu hancur lebur di MU dan Real Sociedad, dan akan mengisi pos yang ditinggal Sam Alladyce karena jabatan di tim nasional.

     Sementara itu posisi Ronald Koeman yang pergi dari Southampton akan digantikan Claude Puel, pelatih berpaspor Perancis yang dulu pernah sukses dengan Lyon. Sementara Watford akan dikendalikan oleh Walter Mazzari yang berpengalaman menangani Napoli dan Inter, keberadaan Mazzari akan membuat 1/5 komposisi pelatih di Premier League berasal dari Italia dari keseluruhan 20 orang, mereka adalah Claudio Ranieri, Antonio Conte, Francesco Guidolin dan Walter Mazzari itu sendiri.

    Kedatangan Mou, Pep, Conte dan beberapa nama lain akan menjadikan musim ini sebagai musim penuh pertarungan strategi. Karena mereka juga akan bertarung dengan pelatih yang sudah berada di Liga Inggris sejak musim lalu seperti Arsene Wenger, Mauricio Pochettino, Claudio Ranieri, Ronald Koeman, Alan Pardew dan lainnya.

       Musim yang sangat luar biasa bagi Liga Inggris, semakin banyak pemain bintang pindah ke negeri Ratu Elizabeth, banyaknya pelatih populer, ditambah lagi gaya permainan klub-klub di Inggris yang terkenal doyan menggeber serangan menjadikan liga ini paling menarik dibanding liga lain di Eropa.

    Selain karena permainan tim yang menghibur, atmosfer stadion yang luar biasa, pemain bintang dan pelatih dengan reputasi kelas atas, persaingan menjadi juara, tim mana yang akan masuk zona Eropa dan siapa yang akan terdegradasi juga sulit ditebak. Dalam empat tahun terakhir ini saja juara liga selalu berbeda, bergiliran Manchester United, City, Chelsea dan musim lalu secara mengejutkan tim medioker, Leicester City mampu menjungkalkan prediksi semua pihak dengan menjadi kampiun, Wow!.

    Inilah yang membuat Premier League sulit diprediksi, dilain sisi bahkan tim yang terhitung besar seperti Aston Villa dan Newcastle malah terdegradasi ke Championship Division, benar-benar mengejutkan bukan?.

      Untuk saat ini Inggris boleh berbangga dengan kompetisi sepakbola tertinggi mereka menjadi yang terbaik di dunia, hal-hal menarik diatas mampu membuat Premier League diminati seluruh di dunia. Apalagi ditambah fakta bahwa aturan home-grown players yang mengharuskan klub memberikan ruang bagi pemain akademi ternyata mampu menghasilkan pemain berkualitas tanpa mengecilkan rasio kedatangan pemain asing ke Inggris.

     Harry Kane, Delle Ali, Danny Rose, Luke Shaw, Marcus Rashford, Raheem Sterling, John Stones, Kyle Walker, Nathaniel Clyne dan masih banyak lagi pemain muda Inggris yang saat ini memperkuat tim besar, pada akhirnya kesempatan pemain lokal pun tidak tergerus dengan serbuan bintang-bintang asing yang menjadi magnet utama di liga.

    Mungkin saat ini kekurangan yang ada di Premier League hanya ketersediaan pelatih lokal muda yang berbakat, hal itulah yang sangat sulit diwujudkan dan mungkin inilah yang selalu berdampak negatif bagi tim nasional Inggris, karena keterbatasan stok pelatih muda lokal berkualitas yang punya pengalaman sebagai pelatih utama di Premier League tentu akan mempersulit regenerasi pelatih di negera yang mengklaim sebagai “rumah-nya sepakbola” ini.

       Dengan segala nilai plus yang ada, sangat layak untuk disaksikan keseruan apa saja yang akan hadir disepanjang musim ini, apakah tim besar seperti MU, City dan Chelsea akan juara atau justru kembali muncul kejutan seperti Leicester?

    Intrik dan gosip apa saja yang akan terjadi di dalam dan luar lapangan, lalu bagaimana pula psy-war yang akan saling terlontar diantara keberadaan Mourinho, Pep, Wenger, Conte dan Klopp? Siapa pemain yang akan bersinar, apakah Zlatan, Aguero, Mahrez atau sepasang kaki termahal atas nama Paul Labile Pogba? Yang pasti luangkan lah waktu anda disetiap akhir pekan untuk ini dan nikmatilah; this is it, Welcome to Premier League!!.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s