Satu Yang Sempurna

Siapa tidak tahu Cristiano Ronaldo, nama pemain ini di internet bahkan menjadi kata yang paling banyak dicari di mesin pencarian ternama, Google. Peraih tiga Ballon D’Or, dan tiga trofi Liga Champions ini sedang menikmati masa dimana dia bisa disebut sempurna, sebagai pemain terbaik dunia.

Kenapa bisa disebut seperti itu? Karena Ronaldo baru saja menjuarai Euro 2016 bersama Portugal, memang bukan dirinya saja yang berperan terhadap kesuksesan Portugal itu, namun peran Ronaldo tetaplah vital dalam perjalanan Portugal menuju final Euro.

Dia menjadi penyelamat yang membuat Portugal lolos dari grup H dengan mencetak dua gol ke gawang Hungaria dan  satu gol-nya saat lawan Wales di semifinal juga penting karena mampu melepaskan beban pada kubu Portugal ketika melawan Wales.

Ronaldo yang sudah meraih segalanya di level klub bersama Real Madrid pun akhirnya bisa melengkapi koleksi gelarnya di level tim national, sempurna lah apabila dia sah disebut sebagai pemain terbaik dunia.

Banyak pemain hebat di dunia, namun jarang yang mampu meraih gelar baik itu di klub dan tim nasional. Karena pemain terbaik dunia adalah mereka yang dianugerahi trofi Ballon D’Or, maka pertanyaan yang timbul apakah penerima Ballon D’Or itu berprestasi di klub dan tim nasional?

Ternyata belum tentu. Untuk meraih Bola Emas memang tidak harus secara bersamaan punya prestasi di klub dan tim nasional, namun peraih Ballon D’Or atau Bola Emas ini setidaknya mampu berprestasi di klub dan tim nasional meski tidak secara bersamaan.

Ronaldinho dan Zidane adalah contohnya, dua pemain ini pernah meraih Ballon d’Or, Liga Champions di level klub dan Piala Dunia untuk tim nasional masing-masing. Zinedine Zidane, legenda sepakbola Perancis meraih Liga Champions (Madrid 2002), bersama Perancis sukses dengan Piala Dunia (1998) dan bahkan Piala Eropa (2000).

Zidane sendiri memenangi Ballon d’Or di tahun 1998 berkat performanya di Piala Dunia 1998 yang digelar di tanah kelahiran, Perancis. Ronaldinho pernah mengantarkan Brazil juara Piala Dunia 2002 Korea & Jepang, dan dia pun juara Liga Champions 2006 bersama Barcelona. Sementara Ballon d’Or diperoleh pemain yang terkenal penuh senyuman ini juga pada tahun 2006.

Maka tak heran sebutan pemain terbaik dunia benar-benar pantas disematkan untuk mereka, selain mampu memberikan gelar juara terbaik untuk klub, juga mampu melakukan hal yang sama untuk tim nasional negara-nya.

Dalam hal ini Cristiano Ronaldo sudah membuktikannya, pemenang Ballon d’Or tiga kali ini sudah meraih tiga trofi Liga Champions (satu bersama Manchester United dan dua bersama Real Madrid) dan baru saja meraih gelar juara pertama di level tim nasional ketika mengantar Portugal menjadi juara Euro 2016.

Maka sebutan pemain terbaik dunia, sempurna jika diberikan untuk Ronaldo dengan perolehannya selama ini. Hal ini bukan berarti merendahkan capaian pemain lain yang juga pernah meraih Ballon d’Or, tetapi karena mampu berprestasi di klub dan tim nasional merupakan bukti pemain tersebut ialah pemain spesial dan benar-benar “best player in the world”. Semoga saja Ronaldo mampu menjaga performanya dan terus menorehkan rekor, Vamos CR7!!

Foto dari independent.co.uk

Advertisements