Image

Apakah Benar Belgia Pantas?

Juni 2009 mereka masih terpaku di posisi 71, akan tetapi saat ini Belgia secara mengejutkan menjadi tim teratas dalam ranking tim nasional yang dirilis FIFA berdasarkan tanggal 5 november 2015.

Pencapaian ini berkat performa stabil mereka selama menjalani kualifikasi Euro 2016, ditambah selama Piala Dunia 2014 mereka bermain baik.

Peringkat pertama dalam rangking FIFA adalah sejarah tersendiri yang sangat hebat bagi Belgia, apalagi mereka juga belum pernah memenangi gelar internasional, prestasi mereka pun belum secemerlang negeri sepakbola lain seperti Inggris, Argentina, Spanyol, Perancis atau Brazil. Jadi naiknya Belgia ke posisi puncak daftar rangking FIFA adalah suatu hal yang sangat menyita perhatian dunia sepakbola saat ini.

Jika ditelisik secara prestasi, naiknya Belgia memang bisa dipertanyakan, biasanya tim yang menjadi pemuncak daftar adalah tim yang baru saja menjuarai Piala Dunia atau Piala Eropa, masuk ke babak final, atau minimal stabil meraih prestasi tinggi di tiap kejuaraan internasional yang diikuti.

Meski belum pernah menjadi juara atau prestasi besar di ajang internasional akan tetapi secara kestabilan performa tim, Belgia memang sedang on form. Setelah sukses meraih posisi di perempat final Piala Dunia, keberhasilan mereka lolos ke Euro 2016 juga menjadi faktor yang membuat kenapa Belgia bisa naik ke peringkat satu tersebut.

Apalagi tim nasional Belgia memang sedang dalam “masa keemasan” dengan dihuni oleh pemain-pemain hebat bertalenta yang bermain di berbagai klub besar di Eropa.

Dulu kita memandang tim nasional Belgia hanya dengan sebelah mata, mereka bukanlah tim yang menjanjikan apalaga dikategorikan sebagai tim kuat di daratan Eropa. Pemain yang tenar pun sangat jarang, paling hanya duo Emile dan Mbo Mpenza (era 2000’an) dan itupun tidak terlalu cemerlang.

Bahkan sejak 2004 hingga 2012 mereka tidak pernah lolos ke Piala Eropa ataupun Piala Dunia, dan barulah pada 2014 mereka lolos ke ajang besar seperti Piala Dunia dan sukses mencapai babak perempat final.

Dari segi kualitas pemain, mereka jelas kalah dengan negara tetangga Belanda yang di setiap ajang internasional masuk dalam bursa kandidat juara. Namun itu dulu, saat ini Belgia lebih superior dibanding Belanda dari segi kualitas pemain dan itupun terbukti dengan lolosnya Belgia ke Euro 2016 Perancis, sedangkan Belanda harus terima nasib menonton tetangganya yang dulu inferior, namun sekarang lebih hebat dari mereka sendiri.

         Mulai dari sektor paling belakang, penjaga gawang Belgia saat ini dikuasai oleh Thibaut Courtois. Pemain yang menjadi andalan Chelsea ini memang masih muda akan tetapi kaya pengalaman. Dia pernah menjuarai Liga Spanyol, Copa del Rey, Liga Inggris dan bahkan pernah bermain di final Liga Champions.

Tentu dia adalah aset berharga bagi masa depan Chelsea dan Belgia. Courtois mendapat pesaing terkuat dalam diri Simon Mignolet, kiper nomor satu Liverpool. Dia juga bermain baik untuk The Kop, dan akan membuat Courtois selalu waspada dan menjaga konsistensi permainan demi tetap menjadi andalan di sektor vital ini.

Belum lagi masih ada nama kiper veteran Jean-Francois Gillet (dari Machelen) yang pernah malang melintang di Serie A dan terhitung masih mumpuni meski usianya sudah tidak lagi muda.

         Untuk lini belakang, Belgia dihuni bermacam bek berkualitas. Bek tengah dihuni pemain yang sangat kokoh, yaitu Vincent Kompany. Kapten Manchester City sekaligus kapten tim Belgia adalah batu karang dilini belakang yang akan membuat pemain lawan susah menembus pertahanan Belgia.

Selain Kompany ada sosok duo Tottenham Hotspurs, Jan Vertonghen dan Toby Alderweireld yang bermain baik disana. Selain itu ada mantan kapten Arsenal yang kini berseragam Barcelona, Thomas Vermaelen, kualitasnya masih ada meski sering cedera beberapa musim akhir ini.

Belum lagi ada nama pemain Dedryck Boyata mantan pemain Manchester City yang sekarang bermain di Glasgow Celtic dan pemain muda Jason Denayer, yang kini bermain di Galatasaray.

Untuk pos bek kanan ada Louis Pedro Cavanda meski hanya bermain di Trabzonspor, dia pernah menjadi andalan Lazio, ditambah Anthony Vanden Borre (Anderlecht) dan Thomas Meunier (Club Brugge), belum lagi Alderweireld juga bisa dimainkan sebagai bek kanan. Untuk posisi bek kiri ada nama pemain West Bromwich Albion, Sebastien Pocognoli dan adik Romelu Lukaku, Jordan Lukaku (Oostende). Untuk bek kiri juga bisa memakai Vermaelen, Alderwiereld dan Vertonghen di posisi ini.

Lini tengah Belgia lah yang menjadi kunci bagaimana mereka bermain baik, disini berjejal pemain berkualitas yang membuat Marc Wilmots tidak kesulitan menerapkan strateginya. Mulai dari gelandang bertahan, ada nama gelandang keturunan Indonesia, Radja Nainggolan.

Gelandang berstamina kuda ini mempunyai tugas memotong aliran serangan lawan, namun dia juga dibekali kemampuan memberi umpan yang baik dan agresifitas tinggi, sehingga dia juga bisa bermain sebagai box-to-box midfielder.

Gelandang lain adalah Axel Witsel, naturalnya dia adalah gelandang sentral, namun dia dibekali kreatifitas yang baik sehingga mampu berperan sebagai ­deep-playmaker, sehingga wajar apabila pemain Zenit St. Petersburg diincar klub top Eropa seperti AC Milan, Chelsea, dan Real Madrid.

Ada juga nama gelandang eksentrik Manchester United, Marouane Fellaini. Fisiknya yang menjulang dan versatilitasnya bermain di pos gelandang bertahan, gelandang tengah, gelandang serang dan bahkan menjadi striker sangat berguna bagi Belgia. Lalu ada nama Steven Defour, mantan pemain FC Porto yang kini berada di Anderlecht yang juga bisa dikedepankan sebagai pilihan di lini tengah.

Untuk posisi attacking midfielder dan winger, Belgia sangat beruntung karena pemain di posisi-posisi tersebut sangat berkualitas. Yang paling menjadi perhatian adalah Eden Hazard, dia lah yang menjadi “metronom” inti permainan The Red Devils, julukan Belgia.

Pemain dengan kualitas terbaik di tim nasional Belgia saat ini adalah Hazard, dengan kecepatan, eksplosifitas, dribble, passing, akselerasi dan kemampuannya mencetak gol, dialah pemimpin Belgia dari segi teknis permainan, apalagi dia bisa dipasang sebagai gelandang serang atau pun sayap.

Pemain yang kemampuannya mendekati Hazard adalah Kevin De Bruyne, teknik dia bagus apalagi dia tipe gelandang serang yang mampu mengkreasi peluang dengan passing akuratnya, sehingga pemain Manchester City ini juga merupakan bagian penting bagi Belgia.

Lalu ada nama Moussa Dembele dari Tottenham yang bisa bermain disemua posisi lini tengah hingga lini depan yang tentu sangat menguntungkan bagi Marc Wilmots. Selain itu ada nama sayap-sayap eksplosif lain seperti Yannick Ferreira-Carrasco (Atletico Madrid), Kevin Mirallas (Everton), Nacer Chadli (Tottenham), Dries Martens (Napoli), tiga youngster; Adnan Januzaj (Manchester United), Youri Tielemans dan Dennis Praet (Anderlecht) yang bisa diandalkan sebagai sayap dan gelandang serang.

Posisi penggedor gawang lawan juga dahsyat, ada duo ujung tombak Merseyside; Romelu Lukaku dan Christian Benteke. Mereka berdua adalah penyerang yang bertubuh besar dan jago dalam duel udara.

Mereka bersaing satu sama lain untuk menjadi pilihan utama di tim nasional Belgia, apalagi mereka membela dua kubu yang berseberangan dan menjadi rival abadi, Lukaku di Everton dan Benteke di Liverpool.

Jadilah persaingan mereka untuk merebut posisi sebagai striker utama Belgia akan semakin panas karena mereka juga membela klub yang saling bermusuhan satu sama lain. Untuk opsi lain di lini depan ada nama Divock Origi (Liverpool), namun dia tidak terlalu menonjol dan hanya menjadi pelapis di Liverpool. Selain itu, pos depan juga bisa diisi oleh Marouane Fellaini atau Mousa Dembele, yang mempunyai versatilitas tinggi.

Membludaknya talenta hebat di tim nasional Belgia juga tak bisa dilepaskan dari peran klub-klub Liga Belanda.

Memang wajar apabila banyak klub Belanda mengambil pemain muda dari Belgia, mengingat dua negara itu bersebelahan dan orang-orang Belgia juga bisa berbahasa Belanda, sehingga adaptasi bisa lebih cepat karena kultur dua negara itu pun tidak jauh berbeda.

Akan tetapi ini menjadi blunder bagi sepakbola Belanda itu sendiri, apalagi ketika pemain-pemain Belgia mampu menunjukkan penampilan yang memikat dan dibeli klub besar Eropa.

Contohnya adalah Jan Vertonghen, Toby Alderweireld, Thomas Vermaelen, Nacer Chadli, Mousa Dembele, dan Dries Martens, nama mereka diminati klub besar Eropa sejak menapaki karir di Belanda.

 Sehingga kualitas tim nasional Belgia akan naik meski Liga di Belgia itu sendiri tidak terlalu bagus dibanding Eredivisie.

Artinya klub-klub Belanda seperti Ajax, PSV, Twente dan Feyenoord justru berperan dalam peningkatan kualitas tim nasional Belgia dengan banyak mengambil pemain dari negara tetangga mereka tersebut dan popularitas Belgia sebagai negeri penghasil pemain muda berkualitas pun semakin terdongkrak.

Dengan semakin terkenalnya Belgia sebagai negeri pemain muda berkualitas, membuat klub-klub Eropa juga tak jarang untuk langsung mengarahkan pandangannya ke Liga Belgia tanpa harus melalui Liga Belanda, sehingga saat ini banyak juga pemain muda dari Liga Belgia yang direkrut oleh klub-klub Eropa.

Seperti perpindahan Courtois, Fellaini, Witsel, Hazard dan De Bryune yang langsung menuju klub besar Eropa tanpa bermain di Belanda terlebih dahulu.

Sebuah ironi, disaat tim nasional Belgia berprestasi karena ada faktor “bantuan” klub-klub Belanda, tim nasional Belanda sendiri malah mengalami penurunan kualitas, karena pemain-pemainnya yang tidak terlalu kompetitif dan sebagian besar tidak bermain di klub besar Eropa (sudah dibahas di artikel sebelumnya, lihat juga artikel “Dutchman yang “Tenggelam”) dan prestasi Belgia tentu adalah kesegaran tersendiri bagi pecinta sepakbola.

Munculnya tim “baru” yang berkualitas ditataran sepakbola Eropa akan membuat persaingan di Euro 2016 nanti semakin menarik.

Belgia saat ini sedang dalam masa terkuatnya dengan dihuni berbagai pemain andalan di klub-klub besar Eropa, karena memang benar bahwa Belgia sedang dalam masa “keemasan”, mari kita tunggu gebrakan apa yang akan mereka buat di Euro nanti, masuk semifinal? Final? Ataukah mampu menjadi juara? Patut kita saksikan dengan seksama aksi Hazard dan kawan-kawan di Euro 2016 nanti.

Foto dari isportimes.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s