Pemain “Kedua Belas”

Dalam sepakbola ada beberapa hal yang sangat menarik terkait perjalanan drama-drama didalamnya. Ada pemain, ada pelatih, dan ada juga suporter. Kehidupan sepakbola tidak dapat dipisahkan dari suporter, karena tanpa mereka sepakbola tidak akan dinamis.

Bayangkan pertandingan sepakbola dari awal musim hingga akhir musim tidak diramaikan oleh bising nyanyian, tepuk tangan, sorak sorai, ekspresi-ekspresi ketika terciptanya sebuah gol.

Bahkan umpatan dan siulan dari suporter tim di dalam stadion, apakah kamu rela menghabiskan waktu berjam-jam di depan televisi untuk menonton pertandingan bola tersebut?

Tentu jawaban pastinya adalah tidak. Suporter adalah elemen penting dalam pertandingan sepakbola, tanpa keberadaan mereka yang berteriak-teriak dan bernyanyi dalam stadion, sebuah pertandingan sebesar final Piala Dunia pun tentu akan kalah menarik dibanding dengan acara demo memasak ditelevisi.

Suporter jelas menjadi magnet tersendiri, pertama bagi pemain-pemain dalam sebuah klub dukungan dari mereka sepanjang pertandingan menjadi faktor penambah semangat.

Bagi pemain ketika menjalani sebuah pertandingan, para suporter juga bisa menjadi pihak yang memberi tekanan pada pemain klub lawan, siulan, ejekan dan bahkan umpatan mereka pada pemain musuh terkadang mampu merusak mentalitas pemain musuh tersebut sehingga itu akan menguntungkan pemain tuan rumah.

Yang kedua tentu saja bagi klub, mereka adalah sumber pendapatan dengan membeli tiket untuk menonton pertandingan di stadion, selain itu klub juga menjadikan suporter sebagai lahan pemasaran merchandise atau pernak pernik terkait klub seperti jersey, topi, atau pun pernak-pernik lainnya yang dapat memberi keuntungan bagi pihak klub.

Dan masih banyak pihak lainnya baik itu di dalam ataupun luar sepakbola yang terkena dampak positif karena keberadaan suporter sepakbola.

 Penonton sepakbola itu sendiri ada berbagai macam, ada yang menjadikan sepakbola dan menonton langsung ke stadion hanya karena sebagai pemanfaatan waktu luang untuk sekedar hang-out atau karena memang sengaja datang karena punya kepentingan tertentu

Ada yang datang ke stadion hanya karena senang terhadap sepakbola, ada yang datang ke stadion karena memang benar-benar mendukung tim yang diidolainya dan ada berbagai macam lagi niatan seorang datang ke stadion untuk menonton sepakbola.

Jadi munculah istilah tertentu untuk orang yang datang ke stadion untuk menonton sepakbola, untuk orang yang datang hanya untuk bersenang-senang dan menghabiskan waktu dengan menonton sepakbola atau karena punya kepentingan tertentu seperti menonton keluarga, teman atau relasi lainnya yang bermain bola, mereka dapat dikatakan sebagai penonton biasa.

Biasanya mereka kurang tertarik terhadap sepakbola, namun karena punya waktu luang, ingin mencari hiburan/rekreasi atau punya relasi dengan orang yang bermain sepakbola, sehingga mereka pun datang untuk menonton ke stadion.

Yang kedua adalah orang yang senang dengan sepakbola, mereka datang ke stadion karena memang benar-benar suka dengan sepakbola. Mereka bisa jadi mendukung tim tuan rumah atau tim lawan, atau bisa juga karena sepakbola adalah hal yang dia sukai. Mereka yang merupakan jenis kedua ini bisa disebut sebagai fans.

Mereka bisa saja mendukung tim tertentu atau juga ke stadion hanya karena senang dengan sepakbola, kedatangan mereka ke stadion juga tak mesti setiap saat ada, tidak seperti jenis ketiga dan yang paling penting keberadaannya di dalam stadion, mereka adalah supporter  bertransformasi dari kata supporting yang artinya mendukung.

Jenis penonton sepakbola yang datang ke stadion dan dinamakan suporter inilah yang membuat kehebohan, semarak, dan keriuahan dalam stadion. Mereka yang dinamakan suporter akan datang ke stadion entah kandang atau tandang demi menonton tim yang kesayangannya.

Dapat dikatakan mereka adalah orang-orang “die hard” diantara seluruh isi stadion. Mereka biasanya membentuk kelompok atau grup yang mencirikan identitas mereka sebagai pendukung tim.

Merekalah yang tiada henti sepanjang pertandingan menyemangati dan menyanyi untuk tim kesayangannya. Mereka juga lah yang selalu berusaha membuat mental pemain lawan jatuh dengan ejekan-ejekan, siulan, dan umpatan-umpatannya.

Yang membuat koreografi unik, menyalakan flare, bernyanyi, berteriak-teriak dan berbagai aksi-aksi lainnya mereka itulah yang disebut sebagai suporter, terkadang suporter juga bisa menjadi perwujudan wajah humanis klub kepada publik.

Dalam berbagai hal seperti perayaan hari penting ataupun ketika ada peristiwa yang dunia yang menyita perhatian, seringkali suporter menjadi garda terdepan dalam menyampaikan hal tersebut ataupun menyampaikan simpati terhadap suatu peristiwa.

Dengan perilaku tersebut, citra sebuah klub di publik dan masyarakat otomatis diuntungkan. Akan tetapi tak jarang mereka juga berani mengkritik kebijakan klub atau pemainan tim melalui spanduk-spanduk atau banner dalam stadion, bisa juga mereka mendatangi dan menekan pemain ketika latihan karena permainan buruk timnya. Intinya suporter adalah elemen penting bagi klub, sebagai penyedia sumber pemasukan bagi klub, pendukung pemain, pengritik klub maupun pemain.

Saat ini penamaan suporter klub berbeda-beda tiap negara, di Inggris orang yang total dalam mendukung klubnya dikatakan Hooligans¸ lalu di Italia suporter disebut dengan Tifosi, bahkan ada penyebutan lain untuk suporter garis keras (yang benar-benar cinta mati kepada klub) dengan sebutan Ultras.

Suporter menjadi bagian tak terpisahkan dari sepakbola, tanpa mereka sepakbola kuranglah sedap untuk dinikmati. Dan apalagi bagi pemain yang sedang berlaga dilapangan, dukungan mereka sangatlah penting.

Bahkan saking pentingnya dukungan suporter bagi permainan sebuah tim sampai-sampai memunculkan julukan baru untuk suporter yaitu “pemain ke dua belas” bagi sebuah tim. Dan juga semoga kerusuhan antar suporter bisa berkurang hari demi hari, amin.

Sumber foto: bola.com

Advertisements

2 thoughts on “Pemain “Kedua Belas”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s